Pentingnya Menjaga Rutinitas Pola Makan Teratur



Untuk menunjang kehidupannya, manusia memerlukan asupan makanan bergizi setiap harinya. Makan menjadi pola kegiatan rutin yang harus selalu dilakukan agar tubuh dapat memiliki energi sebagai bekal aktifitas sepanjang hari. Jika melewatkan makan selama satu hari saja, maka tubuh akan kehilangan sumber energi sehingga menjadi lemas bahkan mengundang berbagai jenis penyakit.

Makan pun tak bisa dilakukan dengan cara sembarangan agar tubuh memiliki kesehatan yang optimal. Terdapat anjuran kandungan gizi di dalam makanan yang nantinya dikonsumsi agar memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan. Selain masalah gizi, jadwal makan pun juga perlu dijaga agar selalu dilakukan secara kontinyu dan dalam waktu yang tepat.

Demi menunjang berbagai aktifitas setiap harinya, pakar kesehatan menganjurkan manusia mengkonsumsi makanan dalam jadwal 3 kali sehari yaitu sarapan atau makan pagi, makan siang dan makan malam. Meski begitu, porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi bisa berbeda-beda pada setiap jadwal makan sesuai dengan jenis diet yang dilakukan.

Meski penting, namun banyak juga yang melupakan atau sengaja menghilangkan salah satu dari jadwal makan tersebut terutama sekali adalah sarapan. Kebanyakan yang tidak melakukan sarapan karena alasan terlalu pagi atau terburu-buru untuk melakukan aktifitas kerja. Padahal sarapan sangatlah penting sebagai bekal tubuh beraktivitas di pagi hingga siang hari.

Selain menghilangkan sarapan, kebiasaan buruk lainnya dari manusia mengenai jadwal makan adalah tidak teraturnya jam makan sehingga dapat menyebabkan penyakit maag. Jadwal makan yang disarankan adalah sarapan pada jam 6 hingga 7 pagi, makan siang pada jam 12 hingga 1 siang, kemudian makan malam pada jam 6 hingga 7 malam.

Makan secara teratur akan membuat sistem pencernaan lebih stabil karena tidak ada kejutan-kejutan yang membawa sifat negatif. Sebaliknya, jika Anda terbiasa dengan jadwal makan yang tidak teratur maka tubuh bisa jadi kebingungan sehingga merespon terlalu dini atau terlambat dan dapat mengakibatkan masalah penyakit maag.

Ada senyawa yang dikeluarkan oleh lambung ketika jam makan tiba yaitu asam lambung. Asam lambung merupakan senyawa yang digunakan lambung untuk membantu mencerna makanan. Ketika seharusnya Anda makan sehingga terdapat makanan di dalam lambung, asam lambung akan membantu mencerna seperti semestinya.

Namun jika tak ada makanan di dalamnya dan asam lambung telah dikeluarkan, maka zat asam tersebut akan menimbulkan gas seperti kembung dan rasa tak nyaman. Masalah yang lebih serius jika Anda sering melupakan jadwal makan adalah zat asam lambung yang mengenai dinding lambung kosong sehingga mengkikisnya perlahan.

Gerakan peristaltik lambung juga dapat memperparah keadaan sehingga bagi mereka yang memiliki masalah maag kronis bisa saja terdapat tukak atau borok lambung dengan rasa sangat nyeri.

Tak ingin merasakan gejala maag yang mengganggu bukan? Beberapa hal ini bisa Anda lakukan untuk mencegahnya yaitu:

  • Bangun lebih pagi untuk sarapan.
  • Membawa bekal untuk makan siang.
  • Pulang tidak terlambat untuk makan malam dengan keluarga.

Bagi Anda yang sudah terlanjur memiliki penyakit maag, maka sediakanlah selalu obat maag kemanapun Anda pergi sehingga bisa langsung dikonsumsi saat nyeri terasa. Sebaiknya obat maag diminum dalam bentuk cair agar langsung bisa bereaksi menetralisir asam lambung.

Jangan sepelekan penyakit maag meski pada awalnya hanya berupa nyeri saja. Jika Anda memiliki penyakit lainnya misalnya gula, borok lambung akan sulit kering dan menyebabkan penyakit lain yang lebih serius bahkan kematian.
Share on :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda memiliki komentar seputar topik pembahasan ini?. Silakan berbagi dengan pembaca lainnya.

 
Copyright © 2015. BocahSantuy.
Creative Commons License